Menegur Yang Tua

Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegurlah dia sebagai bapak. (1 Timotius 5:1)

Paling bingung bila kita harus menegur yang lebih tua dari kita, bukan ?

Termasuk bila yang kita mau tegur adalah atasan kita, manager atau bahkan direktur kita. 

Kadang kedekatan kita dengan mereka saja pun belum tentu membuat kita bisa menegur mereka dengan mudah. 

Tapi ayat ini memudahkan kita untuk bisa menegur mereka. 

Ya, menganggap mereka seperti orang tua sendiri, seperti bapak kita. Saat ini menegur mereka, bila kita menganggap dia adalah orangtua, bapak kita, maka kita dengan mudah menyampaikan hal yang ingin kita sampaikan. Ingin menegur mereka, sampaikan dengan baik, karena mereka adalah orangtua kita.

Saya juga bersyukur, ada tim saya yang menegur saya, dengan mengatakan terlebih dulu, saya seperti bapak untuk dia. Saat dia menyampaikan 'teguran'nya, saya tidak merasa sakit hati, marah bahkan dendam. 

Saya senang mendengar masukan dan tegurannya itu. Mengingatkan saya kembali.

Maka bila kita harus menegur atasan, pimpinan, manager, bahkan direktur atau owner sekalipun. Kita bisa menganggap mereka sebagai orangtua kita.

Comments

Popular posts from this blog

Gegabah

Selamat Bahagia Bumi ku

Minta Cari Ketuk