Aku Paling Benar

  Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. (Galatia 2:20a)

Ingat peraturan itu, no 1 - bos selalu benar, no 2 - kalau bos salah, lihat peraturan no 1.

Pernah dengar peraturan itu ?

Ya, kadang pada saat kita menjadi owner, leader, team leader, direktur, manager, supervisor, selalu merasa superior, selalu merasa paling menang sendiri. 

Ini juga yang dirasakan di kalangan bangsa tertentu, dalam ayat kita ini adalah bangsa Yahudi. Bangsa yang merasa bahwa dirinya adalah pilihan Allah, bangsa terpilih dan khusus, diperlakukan khusus dan merasa diri paling terbaik dan suci dibandingkan yang lain. 

Maka tidak heran, Paulus yang telah mengalami hidup baru , menyampaikan hal ini , karena sebelumnya , dia pun merasa dirinya paling benar, tetapi pada saat telah mengenal Kristus, dia berubah. 

Apakah kita pun berubah juga pada saat telah mengenal Yesus ?

Kita yang merasa diri superior, dan merasa lebih dibandingkan orang lain cenderung merasakan kesombongan, dan ini sangat buruk untuk hidup kita. Pada saat telah mengenal Kristus, seharusnya hidup kita berubah, kita merasakan hal yang berbeda. 

Apa yang harus kita siapkan agar kita benar sungguh berubah ?

1. Mendengar lebih baik. Kadang permasalahan kita adalah kita tidak memiliki waktu dan mau untuk mendengarkan orang lain, terutama bawahan kita.

2. Menyimak dengan seksama. Ini juga sulit saat ini, kita perlu konsentrasi mendengarkan pendapat tim kita, tapi mata dan pikiran kita selalu tertuju kepada smartphone kita. 

3. Berpikir sebelum berkata. Ini pun tantangan, seringkali kita langsung keluar kata-kata yang mungkin akan membuat orang lain sakit hati, dan merasa tidak dihargai. Menjadi leader harus sangat bijaksana mengeluarkan kata-kata.

4. Berpikir sebelum bertindak. Tidak hanya berkata-kata, seringkali tindakan kita, gaya tubuh, mata, bahkan banyak hal membuat orang lain dan tim kita merasa bingung. 

Maka bila benar Kristus sudah di dalam kita, kita harus melakukan tindakan yang berbeda. Dan itu bisa dimulai dengan hal yang sederhana seperti diatas. 


Comments

Popular posts from this blog

Kerja adalah bakti

Hitunglah BerkatNya Pasti Kau Heran

Berpusat kepada Tuhan, Jurus Atasi PPKM Level 4