Jadilah pelayan

Lukas 17:7-10 (TB)  "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?
Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

https://alkitab.app/v/987a2508ce5a

Kamu siapanya , boss nya?
Suatu ketika itu pertanyaan yang dilontarkan ke saya, saya dengan cepat menjawab "Saya supervisornya". Pembicaraan berlanjut hingga akhir pertemuan, sebelum pamit, saya memberikan kontak kartunama kepadanya. Dan dia langsung menjawab "nah, kan, saya sudah tahu.."

Mungkin ada saatnya kita harus me'rapihkan' kembali urusan yang dibuat rumit oleh tim dan bawahan kita. Tapi tetap kita harus berpikir dengan tepat. Saya tahu, bila saya langsung bilang bahwa saya adalah pimpinan tertingginya, belum tentu mereka senang, bahkan mungkin langsung di bom-bardir dengan komplain mereka. Tapi meluangkan waktu dulu untuk mendengarkan komplain mereka, mengetahui apa harapan mereka, bahkan mendengar bagaimana tim kita bekerja, itu yang diperlukan.

Menjadi hamba, pelayan harus selalu ada dalam pikiran kita. Dengan memiliki pola pikir sebagai pelayan, malah banyak hal bisa diselesaikan. Kerendahan hati membuka banyak jalan. Dan itu yang saya rasakan dan jalani hingga saat ini. Menjadi 'boss' , leader, pemimpin, manager tidak berarti apabila tidak ada hati melayani. Itulah yang saya tekankan terus kepada tim kita. Jadilah pelayan, melayani bukan dilayani.


Comments

Popular posts from this blog

Kerja adalah bakti

Hitunglah BerkatNya Pasti Kau Heran

Berpusat kepada Tuhan, Jurus Atasi PPKM Level 4