Mana buktinya?

1 Samuel 11:6-7, 12-15 (TB)  Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.
Diambilnyalah sepasang lembu, dipotong-potongnya, lalu potongan-potongan itu dikirimkannya ke seluruh daerah Israel dengan perantaraan utusan, pesannya: "Siapa yang tidak maju mengikuti Saul dan mengikuti Samuel, lembu-lembunya akan diperlakukan juga demikian." Lalu TUHAN mendatangkan ketakutan kepada bangsa itu, sehingga majulah mereka serentak.
Lalu berkatalah bangsa itu kepada Samuel: "Siapakah yang telah berkata: Masakan Saul menjadi raja atas kita? Serahkanlah orang-orang itu, supaya kami membunuhnya."
Tetapi kata Saul: "Pada hari ini seorang pun tidak boleh dibunuh, sebab pada hari ini TUHAN telah mewujudkan keselamatan kepada Israel."
Dan Samuel berkata kepada bangsa itu: "Marilah kita pergi ke Gilgal dan membaharui jabatan raja di sana."
Lalu pergilah seluruh bangsa itu ke Gilgal dan menjadikan Saul raja di sana di hadapan TUHAN di Gilgal, dan mereka mempersembahkan di sana korban keselamatan di hadapan TUHAN, dan bersukarialah di sana Saul dan semua orang Israel dengan sangat.

https://alkitab.app/v/09375962d69c

Bukti, mana buktinya?
Kalimat yang seringkita dengar tiap kali ada kasus dan perkara di depan kita. Tanpa bukti kita tidak dapat melihatnya dengan benar, dan tindakan selanjutnya tidak bisa kita lakukan.

Manusia cenderung minta bukti, meskipun Tuhan telah menentukannya. Itulah bangsa Israel dalam menerima Saul.

Kerap kita pun seperti itu. Dan kita menunggu saat yang tepat setelah menerima bukti. Masalahnya apakah kita akan melulu seperti itu, tidak percaya penyertaan Tuhan dan selalu minta bukti?


Comments

Popular posts from this blog

Kerja adalah bakti

Hitunglah BerkatNya Pasti Kau Heran

Berpusat kepada Tuhan, Jurus Atasi PPKM Level 4