Saat bisnis mengalami kemunduran



TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.
Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa.
1 Samuel 2:7,9

Dalam hampir 6 bulan di tahun 2015 ini, mungkin apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kami merasakan perkembangan bisnis secara umum kurang menggembirakan . Selain karena kondisi ekonomi global, ekonomi dalam negeri, yang sampai sekarang masih ditopang oleh berbagai proyek dari pemerintah, yang seolah baru berjalan. Ekonomi konsumtif yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia agak melambat semenjak Pemerintah menggulirkan berbagai program pengereman kredit. Pembatasan kartu kredit, kredit Multi dalam beberapa hal mungkin juga merupakan langkah terbaik, agar masyarakat kita tidak kelewatan menggunakan semua uangnya untuk berhutang. Jadi sekarang , kami semua menantikan efek dari mulai bergeraknya ekonomi melalui proyek Pemerintah. Tapi jangan salah, serapan anggaran juga menurun drastis, karena selama ini proyek dibuat untuk kepentingan tertentu, baik pemilik anggaran, ataupun perencana , dan selama ini mereka semua kongkalikong mengerjakannya. Sekarang semua hati-hati, tidak semua orang mau jadi PPK, yang tiap saat bisa dicokol petugas anti korupsi. 

Ya, kami hanya bisa berharap. Bahwa semuanya semakin baik, dari hari ke hari. Dan ayat inilah yang mengingatkan kami. Bahwa hanya Tuhan saja yang membuat kami bisa memiliki , atau bahkan tidak memiliki apa pun . Tuhan lah yang membuat kaya, bukan usaha kami. Apabila kami berhasil pun, itu karena kehendak Tuhan. 

Dan ayat selanjutnya yang membimbing kami. Apabila kami terus mempertahankan langkah kami bersih, maka kami percaya, Tuhan akan memberkati langkah kami . Tidak sedikit sekarang kami lihat, orang hang dahulu begitu sangat berkuasa, bahkan cenderung sombong. Sekarang mereka meringkuk, menundukkan muka, karena nyata, semua kekayaan mereka, mereka dapatkan dengan cara yang tidak seharusnya. Banyak cara mereka lakukan, mulai dari jadi broker proyek , hingga membengkaknya anggaran karena ulah mereka.  Bayangkan, UPS seharga 5 milyar, tidak habis pikir, scanner 1,3milyar. Luar biasa rakusnya.

Semua ini kembali mengingatkan dan menguatkan kami, untuk senantiasa setia kepada Tuhan, sang pemberi hidup . Kami percaya, dengan langkah kecil kami, Tuhan akan memberkati. Kami mungkin tidak menjual barang sangat banyak, tapi toh kami tidak kekurangan. Mungkin kami tidak bisa seperti orang lain, seolah luar negeri menjadi halaman mainnya, tapi toh kami bangga bisa berdiri diatas kaki kami sendiri . Semua karena berkah, berkat Tuhan. Ajarlah kami untuk lebih bersabar , bersama membangun langkah. Mungkin sekarang kami hanya bisa berjalan , bukan berlari , tapi toh tetap anginnya kami rasakan. 

Tetap semangat terus di dalam Tuhan, itulah yang terbaik. 


Comments

Popular posts from this blog

Kerja adalah bakti

Hitunglah BerkatNya Pasti Kau Heran

Berpusat kepada Tuhan, Jurus Atasi PPKM Level 4