Amarah

Terhormat lah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan, tetapi setiap orang bodoh membiarkan amarahnya meledak (Amsal 20:3)

Mungkin ini yang kadang sulit dikendalikan, menjadi marah. Marah dapat disebabkan banyak hal. Dan kadang kita marah dari hal kecil.

Seringkali kita merasa kesal dan marah karena kata-kata kita tidak didengar. Tim kita melakukan apa yang tidak harus dilakukan. Tim kita terlibat dalam pertengkaran kecil dengan Customer, dan banyak lagi yang sering kali membuat kita gusar dan marah.

Apakah marah akan menyelesaikan persoalan ?
Apakah marah akan mengembalikan Customer yang jatuh pilihan ke tempat lain?
Apakah amarah akan mengembalikan barang yang rusak ?

Dan kalimat ayat ini mengingatkan saya lagi, betapa bodohnya bila kita marah , dan bahkan marah-marah terus. Saya baru saja bertemu dengan kawan lama, yang ceritanya menceritakan atasannya yang selalu marah-marah dan mengatakan hal kasar dan kotor dalam tiap interaksi dengan karyawannya.

Wow, sampai demikian kah kita harus berkata-kata ? Bukannya dengan demikian, maka otak kita berpikir keras, jantung kita berdegup lebih keras, darah kita seolah mau keluar dari kepala kita, semua ke itu bila kita marah.

Maka tenangkanlah hatimu dalam menghadapi banyak hal. Meskipun seringkali tidak mudah, tapi dengan menjadi terang , semua permasalahan dapat diselesaikan lebih baik.


Comments

Popular posts from this blog

Kerja adalah bakti

Hitunglah BerkatNya Pasti Kau Heran

Berpusat kepada Tuhan, Jurus Atasi PPKM Level 4