Posts

Showing posts from June, 2008

dari MTSuperclub.. (ayat2 Cinta)

Sejenak marilah kita menjernihkan pikiran dan hati – untuk mengenali apakah ada kecintaan di dalam diri ini, dan apakah kecintaan kita adalah kecintaan yang memperkuat, membesarkan, dan meninggikan kita; dan bukan yang melemahkan, mengecilkan, atau merendahkan kita. Kecintaan adalah kekuatan penghebat yang dikirimkan dari langit untuk menjadi pengisi hati Kita. (MT- TURNING YOUR PASSION INTO THE SOURCE OF WEALTH) Hati Kita adalah penumbuh dari segala kekuatan, dan tempat pemberangkatan dari semua perjalanan ke masa depan yang sejahtera, berbahagia, dan memuliakan. Pada pribadi yang tidak berhati-hati, hatinya adalah penumbuh dari kekuatan yang mengkerdilkan, dan pembatal bagi semua perjalanan menuju kebaikan - tetapi penyegera bagi perjalanan menuju yang buruk. Karena tidak ada niat Tuhan kecuali memuliakan Kita, maka Beliau mengirimkan kecintaan ke dalam hati Kita, sebagai kekuatan penghebat bagi Kita dan kehidupan Kita. Mari kita periksa apakah hati ini sudah memiliki kesesuaian

Harga sebuah kepemimpinan

KEPEMIMPINAN ITU TIDAK GRATIS "Tidak ada yang gratis di dunia ini, yang gratis hanyalah keselamatan yang telah diberikan Allah melalui pengorbanan Yesus di kayu salib; kita harus bayar harga untuk segala sesuatu, tak terkecuali kepemimpinan," begitulah yang disampaikan dalam artikel kedua sajian e-Leadership kali ini. Memang benar, ada harga yang harus dibayar untuk menjadi pemimpin. Harga itu sangat tinggi; membutuhkan pengorbanan, disiplin, dan usaha yang lebih daripada keras. Musa dan Elia, dua di antara pemimpin-pemimpin besar yang ada di Alkitab pun harus membayar harga. Apakah harga yang harus mereka bayar? Kolom Artikel 1 akan menjawabnya. Simak juga apa saja yang harus dibayar untuk menjadi pemimpin yang efektif dalam artikel Bayar Harga untuk Menjadi Pemimpin yang Efektif. Jangan lewatkan untuk menyimak kolom Jelajah yang cukup lama absen dari publikasi e-Leadership. Kiranya ulasan situs kepemimpinan yang disajikan kali ini dapat menambah refere

Wanita dalam Kepemimpinan

-*- WANITA, DERAJAT, DAN KEPEMIMPINAN -*- Allah menciptakan manusia terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dia juga memberikan keunikan tersendiri kepada setiap manusia ciptaan-Nya. Meskipun demikian, di hadapan Allah manusia itu sama berharganya, Dia mengasihi kita dan Dia juga mau setiap manusia, laki-laki dan perempuan, melakukan pekerjaan dan rencana-Nya bagi dunia ini. Namun tidak dapat dimungkiri, kerap terjadi diskriminasi jenis kelamin yang dilakukan oleh manusia sendiri. Seperti halnya di Indonesia. Dulu saat R.A. Kartini memulai perjuangannya untuk membela emansipasi wanita, perempuan hanya diperlakukan sebagai "konco wingking" (teman di belakang), yang memunyai hak lebih rendah dari laki-laki, bahkan diperlakukan dengan tidak layak. Kini, perjuangan R.A. Kartini membuahkan hasil. Perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata, bahkan Indonesia pernah dipimpin oleh seorang presiden perempuan. Perempuan sudah seharusnya memiliki harkat dan martabat yang

MEMIMPIN DI TENGAH KONFLIK

*- MEMIMPIN DI TENGAH KONFLIK -*- Diringkas oleh: Puji Arya Yanti Ada yang unik dan berbeda dalam edisi tutup tahun majalah Time 2002. Tahun-tahun sebelumnya mereka memilih satu orang untuk tampil di halaman utama sebagai Person of the Year, tapi kali ini tiga orang sekaligus. Semuanya wanita dan kisah mereka sarat dengan pelajaran kepemimpinan tentang konflik. Orang pertama, Coleen Rowley, staf pengacara FBI yang mengirim memo sensasional kepada Direktur FBI. Dia menjelaskan bahwa biro bergengsi itu tidak menggubris surat dari kantornya di Minneapolis sebelum 11 September untuk menginvestigasi Zacarias Moussaoui, yang akhirnya diseret ke meja hijau sebagai salah seorang konspirator aksi teroris tersebut. Orang kedua, Sherron Watkins, Wakil Presiden Enron, perusahaan terbesar ke-7 di Amerika yang bergerak di bidang energi, yang menulis surat ke Pemimpin Enron dan melaporkan penyelewengan metode akuntansi perusahaan tersebut. Penyelewengan itu menutup

Menghadapi Kegagalan

KEGAGALAN ITU SELALU TERJADI Semua manusia pernah gagal -- hanya Yesus satu-satunya manusia yang tidak pernah gagal. Kegagalan itu tidak hanya sekali kita temui, bahkan berkali-kali. Meskipun begitu, ada pepatah kuno mengatakan, "Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda." Saya rasa itu benar, asal kita mampu memetik pelajaran dari kegagalan tersebut. Tidak hanya itu, kita juga harus menyadari bahwa Tuhan dapat memakai kegagalan untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Karena itu, dalam edisi Juni 2008 ini, Redaksi e-Leadership menyajikan hal-hal yang harus diketahui mengenai kegagalan dari sudut pandang Kristen, juga dari sudut pandang non-Kristen, yang tentunya tidak menentang prinsip kekristenan. Selain itu, bagaimana seharusnya sikap orang Kristen dalam menghadapi kegagalan, kami sajikan dalam kolom Tips. Kegagalan juga tidak dapat dihindari oleh Thomas Edison, seorang penemu besar. Kami harap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi Anda dalam menghadapi