Posts

Showing posts from December, 2007
Mat 1:25-28 Luk 1:34-38 Pdt Tessa - Maria berani mengatakan 'ya' atas permintaan Tuhan melalui malaikat. - Kemungkinan besar Maria dan Yusuf tidak berpikir jauh, ttg masa depan - tidak ada seorg pun yg tahu akan masa depan. meskipun kita tahu bhw kita punya Allah yg maha tahu. - kenapa Allah yg maha tahu ini tdk memberitahu kehidupan yg akan dilalui oleh Yesus, terutama kpd maria dan yusuf. - ternyata ini juga permintaan kita, kita ingin tahu ttg masa depan kita. - apa susahnya bagi Allah untuk menjelaskan ini semua bagi kita? - alasan Allah: krn itu misteri, rahasia Tuhan. memang apabila Yusuf dan Maria tahu, apa yg bisa mereka lakukan? apakah reaksi mereka positif atau negatif? Allah merahasiakan itu semua untuk kebaikan kita. Allah tidak berdiam diri juga. Allah menyimpan banyak hal ttg msa depan kita, tapi Dia tdk meninggalkan dalam kebodohan, Allah memberikan kekuatan kpd kita untuk menjalani hidup kita setiap hari. Jadi Natal mengingatkan kita ttg masa depan kit

Pelajaran Anda ttg Firman Tuhan

Pelajaran Anda ttg Firman Tuhan 'Apa yg kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan' Ulangan 6:6 Ungkapan diatas adalah ungkapan dari Musa, sang pemimpin kaum Israel, umat pilihan Allah. Tipe kepemimpinan Musa pada awalnya diragukan. Dan bahkan Musa sendiri juga meragukannya, tetapi Tuhan membukakan mata Musa dan org Israel lainnya. Seringkali demikian terjadi dengan kita. Kita merasa tidak layak, tidak mampu untuk 'mengemban' tugas lebih dibanding org lain. Mengapa? Krn menjadi enterpreneur, menjadi pengusaha - artinya mengemban tugas extra, tugas sebagai saluran berkat bagi org lain. Perhatikan. Apakah ada pengusaha yang bekerja sendiri? Pasti, bagaimanapun dia akan membutuhkan org lain. Produk atau jasanya pasti dibeli org lain. Dalam mengelola produk dan jasanya, pasti melibatkan org lain. Sehingga dapat dipastikan, seorg pengusaha, seorg enterpreneur pastilah seorg pemimpin, atau minimal harus memimpin dan berinteraksi dgn org lain. Nah, rangkai

Salam Jumpa

Salam, tulisan pertama ini saya ketik di tengah2 menunggu janji meeting rekanan dari surabaya, yg sedang dalam perjalanan dari bandara, sementara saya menunggu di salah satu mal terbesar di jakarta, sambil sesekali melihat anak dan istri yg sedang bermain di playyard yang ada. Dengan keberadaan kita saat ini, seolah dunia informasi tidak pernah berhenti dan bergerak sangat cepat. Tetapi bila malam tiba. tetap saja kita merindukan saat-saat sepi, dan kerinduan mendengar perintah Tuhan seringkali muncul. Itulah yang membuat saya berkeinginan membagi apa yang selama ini saya dapat dari buku saku berjudul 'Janji Tuhan untuk pengusaha pria'. Buku yang aku beli ini memang hanya berisikan ayat ayat dan ayat Alkitab, dan mungkin ini referensi dan sekaligus refleksi yang saya perlukan dalam waktu hening, dimana seolah derap laju bisnis menyita waktu dan tenaga, spt sekarang ini. Dan ayat pertama kita adalah ttg kehidupan doa kita, 1 Tawarikh 16:11 Carilah Tuhan dan kekuatanNya, carilah